Navigation


RSS: articles



Karyawan Juga Bisa Kaya


by: arhan | Total views: 319 | Word Count: 360 | View PDF | Print View

        Siapa tak mengenal Robert Kiyosaki? Ya, dia adalah
penulis buku best seller Rich Dad Poor Dad dan buku-buku best seller
lainnya. Dalam buku-bukunya, Robert Kiyosaki secara imlisit mengatakan bahwa
yang bisa kaya kalau bukan bussines owner, ya investor. Karyawan atau freelancer
tak akan bisa kaya. Namun menurut Safir Senduk dalam bukunya yang berjudul
“Siapa bilang Karyawan Nggak Bisa Kaya”, (Elex Media Komputindo 2005), karyawan
juga bisa kaya. Ternyata dia mematahkan “teori” yang ditulis Robert Kiyosaki.






Lalu bagainama cara agar karyawan bisa kaya? Safir
punya kiatnya:


           Kiat I: Beli dan miliki sebanyak mungkin
harta produktif.







Harta produktif adalah harta yang dapat memberikan
penghasilan kepada pemiliknya, entah pemasukan bulanan atau keuntungan kalau
dijual lagi. Contohnya: tabungan yang tidak diambil-ambil sehingga bunganya
terus menggelembung, reksadana, koin emas, rumah yang dikontrakkan, komputer
yang direntalkan, motor yang diojekkan, dan lain sebagainya. Selain dari itu,
digolongkan sebagai harta konsumtif.

Kiat II: Atur pengeluaran Anda







Mengatur pengeluaran berarti kita harus mengetahui
bedanya kebutuhan dan kegunaan. Mengetahui soal skala prioritas dan cara yang
baik dalam mengeluarkan uang untuk setiap pos pengeluaran. Kiat ini sebenarnya
sudah sering ditulis di buku, diobrolkan di seminar dan website. Namun ada satu
kalimat Safir yang perlu diperhatikan, yakni: “Ketika Anda berhemat,
berhematlah secara kreatif, bukan menderita”.
 

            Kiat III: Hati-hati dengan utang



Utang artinya, kita bersantai-santai dulu baru
merasakan susahnya di belakang. Kalau menabung, bekerja keras dulu baru
mendapatkan nikmatnya di belakang. Memang, tidak semua utang itu jelek. Contoh
kasus: Adi membeli tanah kosong dengan cara utang di bank, dicicil selama 5
tahun dengan bunga 21%. Lokasi tanah itu bagus dan diperkirakan dalam 5 tahun
harga tanah bisa naik sampai 36%. Pada situasi ini, bolehlah Adi membeli tanah
itu walaupun dengan berhutang.





 Kiat IV: Miliki proteksi



Apa yang dimaksud proteksi? Proteksi adalah
perlindungan bila terjadi satu resiko pada keluarga. Lalu apa yang dilindungi?
Keuangannya. menurut Safir, proteksi dapat diperoleh dengan tiga cara: membeli
asuransi, membeli dana cadangan, atau memiliki penghasilan lain di luar gaji,
yang kalau bisa didapat secara terus menerus.



 







About the Author

Sumber: Majalah DUIT!


Rating: Not yet rated

Comments

No comments posted.

Add Comment


Enter the code shown

Visual CAPTCHA



Enter your Email


Preview | Powered by FeedBlitz

Main Menu



Categories


Sponsors



Ebooks from eLibrary!
Ebooks!
  • 3 users online.
eXTReMe Tracker

GrowUrl.com - growing your website
100ribu utk 3jt/bln. | News Review 100ribu utk 3jt/bln. | Kerajinan Murah | Souvenir Murah Technorati




60ribu utk 3juta/bln

Jual Rumah Jual tanah di Jogja | Arhan's Adventure | Jasa Pembuatan Web Desain Murah | SugihDuit.com | BSC Rental Komputer | Komunitas Photoshop Indonesia | Healthy Article | Gitertan | INFO | Education Center | Recipes Foods
Karyawan Juga Bisa Kaya - Article Directory & Press Release