Mengurangi Panas Suhu Processor Dengan Water Cooling
by: christo | Total views: 1116 | Word Count: 231 | View PDF | Print View
Semakin tinggi kecepatan sebuah processor tentu membuat suhu processor itu
meningkat pula. Saat ini tidak sedikit dari pabrik pembuat pendingin processor
itu berlomba untuk membuat pendingin yang terbaik. Salah satu pendingin terbaik
untuk processor adalah dengan sistem Water Cooling atau pendingin yang
menggunakan air untuk mendinginkan processor termasuk peripheral lainnya. Ada
beberapa tipe water cooler di pasaran. Beberapa di antaranya adalah radiator
external yang berada di luar computer dan beberapa di antaranya lagi adalah
radiator internal yang berada di dalam computer.
Pada prinsipnya cara kerja water cooling atau pendingin yang menggunakan air
ini sama dengan prinsip kerja dari radiator mobil, yaitu sebuah perangkat yang
terdiri dari air yang disirkulasikan ketika dipompa. Air yang sudah panas akibat
menyerap suhu processor itu dibawa ke radiator (heat exchanger) dan di dalam
heat exchanger ini air didinginkan menggunakan fan. Air yang sudah dingin itu
kemudian berputar kembali ke processor dan menyerap panas dari processor itu
kembali. Seperti itu seterusnya..
Pada kenyataannya, sebuah perangkat tersebut tidak menggunakan air saja tetapi
menggunakan zat tambahan. Beberapa pabrik water cooler menggunakan yang namanya UV-Responsive Pigments di dalam zat tambahan itu, sehingga membuat air bersinar ketika kita lihat dengan menggunakan lampu UV (Ultra Violet).
Jika Anda adalah seorang yang gemar meng-overclock processor, menggunakan
water cooler ini tentu bisa memberikan solusi yang terbaik karena pengurangan
suhu processor yang bisa didapatkan dengan menggunakan water cooler ini adalah
sekitar 10 Celcius sampai 20 Celcius untuk processor Pentium 4 dan sekelasnya.
About the Author
Artikel ini dibuat oleh Christo Rufinus. Silahkan kunjungi www.ChristoRufinus.com
untuk informasi-informasi seputar teknologi informasi lainnya.
Rating: Not yet rated
Comments
NO
no

